Berikut adalah jenis-jenis drilling rig yang dikenal dalam dunia perminyakan
1. Land Rig (Rig Darat)

Land rig mengebor di daratan yang kering. Biasanya land rig diklasifikasikan berdasarkan kedalaman yang mampu di bor oleh rig tersebut.

Jenis Kedalaman
Light 3000-5000 ft (1000-1500 m)
Medium 4000-10000 ft (1200-3000 m)
Heavy 12000-16000 ft (3500-5000 m)
Ultraheavy 18000-25000 ft 5500-7500

Land rig akan berpindah dari satu lokasi ke lokasi yang lain menggunakan truk, trailer, atau helikopter. Untuk rig dengan jenis Ultraheavy akan memakan waktu rig move sekitar 2 minggu, sedangkan rig yang kecil biasanya bisa berpindah lokasi dalam waktu 5 hari. Krew akan menetap di camp yang biasanya berjarak 5 km dari rig. Jarak ini untuk mengantisipasi bahaya gas beracun yang mungkin timbul dari proses pengeboran. Land rig mempunyai 4 main engine, 1 emergency engine, 1 crane, 1 forklift, 2 mud pump, 8 tangki lumpur. Disekitar lokasi rig akan dibuat beberapa kolam besar yang berfungsi untuk menyimpan air dan menampung buangan cutting (potongan hasil pengeboran).

Land rig masih ada yang menggunakan Kelly dan Rotary Table untuk melakukan pengeboran. Untuk rig yang menggunakan teknologi lebih maju mereka akan memakai Top Drive, ada yang dikendalikan oleh DC motor dan AC motor.

Setiap 3 hari sekali akan datang suply air bersih untuk rig dan suply makanan biasanya datang sekali selama dua minggu. Sedangkan suply bahan bakar (biasanya menggunakan HDO = Heavy Diesel Oil) akan datang sesuai permintaan dan kebutuhan proses pengeboran.

Jumlah krew land rig sekitar 50 orang, beberapa key personnel seperti OIM, Companyman, Petroleum Engineer selalu berada di rig. Sedangkan krew lainnya akan tidur di camp. Bus akan menjemput krew dari camp jam 05:45 dan mengantar kan kembali ke camp untuk istirahat siang selama 90 menit pada jam 12 siang. Krew akan kembali ke camp pada jam 18:30. Ini untuk krew yang bekerja pada jadwal 6 pagi sampai 6 sore.
Pada saat pindah lokasi drilling package akan di pindahkan terlebih dahulu, setelah semuanya dinaikkan ke trailer atau truk, maka camp akan mulai dipindahkan. Semuanya akan langsung berjalan bersama-sama membentuk konvoi. Bila lokasi yang baru sangat jauh maka semua krew akan beristirahat di hotel atau camp setempat.

Penulis pernah bekerja di land rig di Oman dimana semua lokasinya berada di gurun pasir. Nama rignya RIG 96, dimiliki oleh Schlumberger. Suhunya akan dingin di pagi hari dan malam hari dan akan sangat panas di siang hari. Suhu maksimal akan mencapai 50-54 derajat Celcius. Krew akan berasal dari beberapa negara seperti Oman, India, Perancis, Yaman, Egypt, dan Indonesia (saya sendiri juragan). Jadwal kerja disini adalah 5 minggu kerja dan 5 minggu libur. Dari kota Muscat (Ibukota Oman) krew akan diterbangkan dengan pesawat kecil berbaling-baling menuju air strip terdekat dengan lokasi pengeboran. Ditempuh dengan waktu 2 jam. Kemudian dari lokasi ini semua krew pengeboran akan berangkat dengan bus menuju lokasi masing-masing.

2. Swamp Barge

Swamp Barge sesuai dengan namanya merupakan rig yang berbentuk sebuah barge bertingkat yang beroperasi di daerah rawa-rawa dengan minimal kedalaman sekitar 4 meter. Di daerah Kalimantan Timur ada dua rig swamp barge yang masih beroperasi sampai saat ini. Penulis pernah bekerja di kedua instalasi ini. Rig jenis ini akan dibantu oleh beberapa barge yang khusus digunakan untuk membawa peralatan bantu pengeboran. Ini dikarenakan keterbatasan tempat untuk penyimpanan yang ada di rig.
Rig ini mempunyai 4 buah kaki di setiap sudutnya, atau biasa disebut spud can. Spud can akan di tancapkan ke dasar sungai atau rawa-rawa hanya dengan menggunakan gravitasi dan beratnya sendiri. Rig akan berpindah lokasi melalui proses ballast dan de ballast. Tug boat (kapal dorong) akan membantu untuk perpindahan. Jenis rig ini tidak terlalu banyak di dunia. Rig ini ada yang dilengkapi dengan kemampuan skidding. Biasanya bisa skid ke kiri dan ke kanan. Skidding ini menggunakan motor listrik. Walaupun rig ini terbilang kecil tapi ada yang mempunyai 5 main engine dan 3 mud pump. Rig dengan spesifikasi seperti ini biasa juga disebut Ultra Swamp Barge.

3. Jackup Rig

Jakup rig akan beroperasi di laut dengan kedalaman rata-rata 120 meter. Rig akan disangga oleh 3 buah kaki yang berbentuk bulat, segitiga, atau bujursangkar. Kaki akan tertanam didasar laut. Rig ini akan berpindah lokasi dalam keadaan kaki naik hampir semuanya. Setelah berada di posisi yang tepat ketiga kaki akan diturunkan dan deck (lambung rig) akan bisa naik turun sesuai dengan ketinggian platform yang akan di bor. Rig Jackup biasanya akan melakukan pengeboran di platform yang sudah ada casing conductor 30” nya. Satu platform bisa terdiri dari 6, 9, 12, atau 16 lobang. Rig bisa melakukan skidding depan dan belakang dan kiri kanan. Dalam satu platform rig bisa melakukan pengerjaan sampai satu tahun. Ini tergantung dari program yang empunya lobang (Oil Companynya). Pada saat manuver mendekati platform jackup rig bisa ditarik oleh dua tug boat atau menggunakan anchor winch yang ada di rig.
Dalam metode penggunaan Blowout Preventer, jackup rig akan menggunakan surface BOP. Semisubmersible dan Drillship akan menggunakan subsurface BOP atau sering disebut Subsea BOP.

4. Tender Assist Drilling Rig

Rig jenis ini tidaklah populer dibanding jackup rig. Bentuk fisik dari TAD akan seperti sebuah kapal biasa dan mempunyai 4 anchor winch. Rig ini akan memposisikan diri di samping platform untuk meletakkan drilling package di atas platform. Boleh dikatakan crew akan bekerja extra pada saat rig up dan rig down karena semua drilling package akan di pindahkan, seperti : menara, drawworks dan elmagco, driller console, triptank, BOP, diverter, top drive, rig floor, Koomey unit. Akan ada beberapa jumper line dari rig ke platform seperti : angin, air, lumpur, diesel, dan mud return line. Juragan sekalian bisa bayangkan bagaimana sibuknya crew untuk memotong menara menjadi beberapa bagian, memindahkan top drive, bongkar pasang drawworks dan lain-lain.
Setelah semua drilling package selesai dipindahkan, rig akan berada di depan platform dan siap untuk melakukan proses pengeboran. Rig jenis ini tidak mempunyai propeller, jadi untuk pindah tetap harus menggunakan tug boat.

5. Semisubmersible

Semisub cukup banyak jumlahnya karena mampu mengebor di laut dengan kedalaman lebih dari 125 meter, dimana jackup rata-rata hanya mampu sampai 125 meter. Rig ini mempunyai empat buah lambung utama di setiap sudutnya. Pada saat beroperasi rig ini akan setengah terendam dan posisinya dikuatkan oleh anchor winch. Anchor winch ini mempunyai sistem emergency release, dimana dengan satu tombol rig akan otomatis bergerak menjauhi wellbore. Ini akan sangat bermanfaat jika terjadi blowout. Sistem emergency release ini akan di uji coba secara periodik. Perbedaan yang signifikan dengan rig lain seperti jackup, TAD dan swamp barge adalah rig ini mempunyai compensator. Compensator adalah alat yang berfungsi untuk mengurangi efek pergerakan rig dikarenakan adanya gelombang. Jadi untuk membuat string drilling stabil di lobang digunakan comprensator ini. Comprensator ini memiliki beberapa tabung angin bertekanan tinggi yang bertindak sebagai buffer dari pergerakan rig.

6. Drillship

Drillship tidak banyak jumlahnya, mampu mengebor di laut dengan kedalaman 2000 meter. Menggunakan subsea BOP dan riser untuk pengeboran. Drillship mempunyai propeller sendiri dan akan ada DPO (Dinamyc Positioning Operator) untuk menjaga agar posisi rig tetap berada di tempat yang di inginkan. Day rate dari rig ini adalah yang paling mahal untuk saat ini. Mereka juga mempunyai crew seperti crew kapal jalan.


—————————————————————————————————————————————————————
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: